Home » Kurikulum

Kurikulum

 

LAMA STUDI

Kurikulum dirancang untuk dapat diselesaikan dalam 10 Semester yang terdiri dari 7 semester program sarjana kedokteran (146 SKS) dan 3 semester program profesi dokter

KOMPETENSI LULUSAN

Kompetensi Utama
Kompetensi utama lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI mengacu kepada Standar Kompetensi Dokter Indonesia yang dikeluarkan oleh Konsil Kedokteran Indonesia, yaitu:

1. Area Profesionalitas yang Luhur

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI mampu:

  • Berperilaku profesional dalam praktik kedokteran serta mendukung  kebijakan kesehatan
  • Bermoral, beretika, serta memahami isu-isu etik maupun aspek medikolegal dalam praktik kedokteran
  • Menerapkan program keselamatan pasien

2. Area Mawas Diri dan Pengembangan Diri

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI mampu:

  • Melakukan praktik kedokteran dengan penuh kesadaran atas kemampuan dan keterbatasannya
  • Mengatasi masalah emosional, personal, kesehatan dan kesejahteraan yang dapat mempengaruhi profesinya.
  • Belajar sepanjang hayat
  • Merencanakan, menerapkan, dan memantau perkembangan profesi secara bersinambung.

3. Area Komunikasi Efektif
Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI mampu menggali dan bertukar informasi secara verbal dan non verbal dengan pasien pada semua usia, anggota keluarga, masyarakat, kolega dan profesi lain.

4. Area Pengelolaan Informasi

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI mampu mengakses, mengelola, menilai secara kritis kesahihan dan kemampu-terapan informasi untuk menjelaskan dan menyelesaikan masalah, atau mengambil keputusan dalam kaitan dengan pelayanan kesehatan di tingkat primer.

5. Area Landasan Ilmiah Ilmu Kedokteran

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI mampu mengidentifikasi, menjelaskan, dan merancang penyelesaian masalah kesehatan secara ilmiah menurut ilmu kedokteran kesehatan mutakhir untuk mendapat hasil yang optimum.

6. Area Keterampilan Klinis

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI mampu melakukan prosedur klinis sesuai masalah kebutuhan pasien dan sesuai kewenangannya.

7. Area Pengelolaan Masalah Kesehatan

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI mampu mengelola masalah kesehatan pada individu, keluarga, ataupun masyarakat secara komprehensif, holistik, berkesinambungan, koordinatif dan kolaboratif dalam konteks pelayanan kesehatan tingkat primer.

 

Kompetensi Pendukung

Kompetensi pendukung lulusan mengacu pada visi dan misi Fakultas Kedokteran Universitas YARSI, yaitu :

1. Problem solving.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI mampu :

  1. Mengenali dan mengkarakterisasi masalah.
  2. Mampu membuat rencana kerja (plan of action), memecahkan masalah danmengevaluasi hasil kerjanya secara berkesinambungan.

2. Dokter muslim.

Lulusan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI mampu :

  1. Menjalani kehidupannya sebagai seorang muslim yang saleh dan taat tanpa terikat ruang dan waktu.
  2. Menguasai pengetahuan dan keterampilan kedokteran sesuai estándar kompetensidokter dan mengimplementasikannya sesuai dengan ajaran Islam.
  3. Menerapkan dan mengambangkan pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan ajaran Islam.

 

Deskripsi detail kompetensi yang diharapkan dapat di lihat pada laman berikut Deskripsi Kompetensi

 

KEGIATAN BELAJAR MENGAJAR

Sistem pendidikan dokter di Fakultas Kedokteran Universitas YARSI dilaksanakan dalam bentuk kegiatan perkuliahan, diskusi, tutorial, praktikum dan skills lab (keterampilan klinik), dengan sistem PBL (Problem Based Learning). Pelaksanaan dan evaluasi kegiatan pendidikan dilaksanakan oleh Pusat Pendidikan Kedokteran (P2K).

Untuk mencapai tujuan pendidikan Dokter di FKUY  sesuai Standar Pendidikan Profesi Dokter dan Standar Kompetensi Dokter Indonesia (KKI, 2006) serta visi dan misi FKUY maka disusun pokok-pokok kebijakan pendidikan Dokter sebagai berikut :

  • Kurikulum disusun dengan mengacu kepada Standar Kompetensi Dokter dan Standar Global Pendidikan Dokter (Global Standard for Basic Medical Education).
  • Kurikulum Berbasis Kompetensi bagi Dokter Layanan Primer yang terintegrasi horizontal dan vertikal antara Ilmu Biomedik, Ilmu Kedokteran Klinik, dan Ilmu Kedokteran Komunitas
  • Pelaksanaan Kurikulum mengutamakan metode pembelajaran aktif self-directed learning dan long-life learning
  • Kurikulum fakultas secara menyeluruh dievaluasi setiap 5 tahun serta dievaluasi periodik setiap tahunnya terhadap pelaksanaan kurikulum.

Rincian kurikulum secara detail dapat dilihat pada laman berikut Struktur Kurikulum